31
Aug

Tips Merawat Hunian Sebelum Musim Hujan

Indonesia adalah Negara beriklim tropis yang memiliki 2 musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Saat cuaca ekstrem tiba, kondisi bangunan  akan diuji kesehatannya, sekalipun Gedung tinggi seperti apartemen. Bangunan yang terserang oleh cuaca tentunya akan mendatangkan beberapa masalah dan mengganggu kenyamanan penghuninya. Lalu apa saja yang baiknya anda lakukan sebagai penghuni apartemen untuk mempersiapkan musim hujan dan cuaca ekstrem ?

  1. Periksa balkon apartemen

Jika apartemen anda memiliki balkon yang menghadap keluar, selalu periksa setiap saat jikalau terdapat titik-titik yang rawan terhadap air hujan. Seperti bawah pintu, sekat antara jendela dan tembok, dan lain sebagainya. Ada baiknya melakukan tindakan prevensi sebelum musim hujan tiba dengan cara maintenance kondisi balkon secara berkala.

  1. Periksa saluran air

Saluran air juga menjadi bagian yang penting untuk diperhatikan ketika musim hujan akan datang. Anda perlu memeriksa saluran air apakah terdapat kerusakan material bangunan akibat lubang kecil saluran air yang telah digunakan dalam waktu lama.

  1. Pastikan lantai dan dinding kedap air

Keadaan keramik dan dinding yang retak atau dalam kondisi tidak baik akan memicu air untuk merembes ke permukaan keramik atau dinding. Hal itu akan mengakibatkan dinding menjadi lembab dan berjamur. Anda  perlu melapisi bagian tersebut dengan pelapis waterproof agar air hujan tidak merembes.

  1. Sirkulasi udara baik

Saat musim hujan pastikan sirkulasi udara kamar anda tetap dalam keadaan baik, dalam arti aliran udara dapat masuk. Hal ini agar hunian anda tidak terasa lembab dan menghindari munculnya jamur pada bagian dinding dan plafon hunian.