31
May

Persiapan Untuk Membeli Apartemen Dengan KPR

Apabila Anda berencana membeli sebuah apartemen tanpa kredit di daerah perkotaan memang kerap dianggap mimpi di siang bolong, karena kisaran harga yang begitu tinggi. Tetapi,  sudah banyak bank yang menawarkan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Meski demikian, ternyata sebagian masyarakat masih ragu untuk mengambil KPR karena belum siap berutang. Nah, buat Anda yang ingin punya rumah lewat KPR, beberapa tips di bawah ini bisa terapkan.

Menentukan Besarnya Cicilan Dengan Cermat

Pastinya Anda wajib menyediakan uang muka. Uang muka untuk KPR ini biasanya sebesar 30%dari total harga rumah, kemudian pinjaman KPR pun tidak boleh lebih dari 70% harga rumah. Itulah kenapa Anda harus memastikan bahwa besar KPR yang tidak melebihi 30% dari pendapatan Anda setiap bulan. Hal ini penting supaya bank tidak menolak permohonan KPR, dan juga agar keuangan Anda tidak habis oleh cicilan hutang.

Jangan Lupa Siapkan Uang Tunai

Pengurusan KPR di bank umumnya membutuhkan uang tunai untuk biaya administrasi kredit dan provisi kredit, biaya jaminan, hingga asuransi jiwa untuk menutupi debitur serta asuransi kebakaran untuk membiayai rumah yang dijadikan agunan KPR pilihanmu.

Bijak Memilih KPR di Bank yang Tepat

Anda perlu  membandingkan berbagai fasilitas KPR yang ditawarkan setiap bank. Bandingkan paket KPR oleh masing-masing bank dan pilihlah yang menurut Anda lebih ringan dan masuk akal. Sebaiknya Anda memilih bank di mana Anda telah menjadi nasabah, agar kalau ada masalah jadi lebih mudah teratasi.

Menentukan Jangka Waktu KPR

Anda perlu memahami bahwa semakin lama jangka waktu kredit pemilikan rumah yang Anda ambil, maka semakin besar pula total bunga harus dibayar. Namun, ada baiknya Anda mengajukan jangka waktu kredit yang panjang agar cicilan per bulannya lebih kecil. Tidak perlu khawatir, sebab pengambilan jangka waktu kredit panjang umumnya disarankan karena investasi properti nilainya akan semakin tinggi hingga tahun-tahun berikutnya. Jangka waktu KPR maksimal di Indonesia umumnya sampai 15 tahun.

Source : https://goo.gl/Hhx2yE