06
Apr

Perhatikan 5 hal ini sebelum merenovasi apartemen

Adakalanya saat kita telah membeli atau menyewa sebuah apartemen pasti sudah tak sabar ‘tuk segera menempati sekaligus merenovasi unit apartemen tersebut sesuai keinginan, misalkan mengubah warna cat, mengatur letak perabotan, menentukan letak hiasan dan sebagainya.

Tapi ada baiknya sebelum memutuskan merenovasi sendiri atau memanggil kontraktor renovasi interior, perhatikanlah 5 hal berikut ini :

1

Sumber : google image

  1. Ketahui larangan atau batasan perubahan dari pengembang apartemen

Biasanya pengembang memiliki batasan-batasan tertentu yang melarang pemiliknya mengubah bangunan atau membuat bangunan tambahan secara permanen. Mereka khawatir hal tersebut dapat mempengaruhi fasad bangunan secara keseluruhan.

Bahkan biasanya Anda perlu membangun langit-langit palsu untuk memasang kabel dan pencahayaan daripada harus menjebol beton yang ada. Karenanya Anda harus tahu larangan atau batasan-batasan apa yang ditetapkan oleh manajemen pengembang, untuk menghindari kesia-siaan karena terhambatnya renovasi.

2

Sumber : google image

  1. Ketahui kekurangan atau cacat pada hunian Anda

Ketika Anda pindah ke apartemen yang baru dibangun, pastikan Anda bersama dengan pengembang untuk melihat kekurangan atau cacat apa yang ada di dalam hunian Anda. Setelah mendapatkan kunci, Anda bisa mencatat cacat apa saja yang Anda temukan untuk diberikan kepada pengembang serta memberikan mereka waktu satu bulan untuk memperbaikinya.

3

Sumber : google image

  1. Rencanakan kegiatan renovasi

Luas ruang dalam unit apartemen memang terbatas. Oleh karena itu, alur kegiatan antar ruang harus diatur secara efisien. Yang paling mudah adalah menerapkan konsep terbuka (open plan) dengan sesedikit mungkin membuat partisi agar tercipta kesan lapang. Misalnya, ruang duduk digabung dengan ruang makan atau menggunakan partisi semi transparan sebagai penyekat ruang. Cara lainnya adalah menerapkan pintu lipat geser (sliding door) dan membuat furnitur multifungsi sekaligus bersifat built in.

  1. Manfaatkan Material Bekas

Cara membangun yang ramah lingkungan bukan sekadar tren saat ini karena hal ini sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan bahan bekas menjadi elemen fungsional ataupun unsur dekorasi. Pendekatan ini juga menjadi ajang eksplorasi kreativitas kita dan bahkan bisa menghemat biaya renovasi.

4

Sumber : google image

  1. Pikirkan masa depan

Jika Anda merupakan pengantin baru yang memilih unit apartemen kecil dan berniat memiliki anak dalam jangka waktu dekat, sebaiknya tidak perlu terlalu banyak merenovasi bangunan. Karena suatu saat Anda akan menyewakan atau menjual unit Anda dan pindah ke unit yang lebih besar. Jadi, pikirkan juga apakah Anda akan tinggal dalam waktu lama atau hanya sesaat saja.

Itulah beberapa hal yang bisa dijadikan pertimbangan sebelum anda merenovasi apartemen. Semoga bermanfaat untuk Anda.