25
Jun

Mengapa Perlu DP Untuk Membeli Properti?

Properti merupakan salah satu aset yang nilainya terus naik dari waktu ke waktu. Tidak heran apabila banyak orang berbondong-bondong untuk membeli aset properti seperti rumah, apartemen, bahkan ruko atau rumah toko. Nah, dalam pembelian properti tersebut anda pasti sering menemui pembelian dengan sistem pembayaran DP atau Down Payment.

Uang muka (DP) umumnya berkisar antara 20%-30% dari total nilai aset, merupakan syarat utama yang wajib dilakukan ketika membeli properti. Beberapa waktu lalu, Pemerintah mengeluarkan kebijakan DP 0% untuk pembelian properti. Tapi, tak ada salahnya jika Anda tetap membayar uang muka saat membeli Properti lho! Mengapa demikian?

  1. Banyak bank yang tidak memfasilitasi KPR dengan DP 0%

Walaupun telah diterbitkan kebijakan dari Pemerintah DP 0% untuk pembelian properti, tetapi fakta pada lapangan tidak semua bank dapat memfasilitasi KPR dengan DP 0%.

  1. Merupakan salah satu bentuk tanggung jawab pembeli properti

Membayar DP adalah kewajiban pembeli properti. Dengan adanya DP yang dibayarkan, membuat pembeli properti merasa terbeban untuk menyisihkan uangnya untuk properti yang diinginkan.

  1. DP 0% tidak bisa diterapkan untuk program properti bersubsidi

Bagi anda yang ingin membeli rumah bersubsidi, anda tidak bisa menggunakan program DP 0% ini. Termasuk apabila anda membeli apartemen atau rumah mewah tanpa subsidi, anda harus membayarkan DP di awal sebagai tanda jadi bahwa anda menyetujui untuk melakukan pembayaran angsuran tiap bulannya.

Nah, sekilas informasi mengenai menapa perlu DP untuk membeli properti ya. Properti saat ini adalah salah satu aset yang wajib dimiliki setiap orang karena harganya yang cenderung naik dari tahun ke tahun. Yuk rajin menabung untuk bisa mengumpulkan DP properti impianmu!