19
Apr

Ide Desain Apartemen Dengan Tema Retro

Saat ini desain interior bergaya retro juga banyak dilirik. Alasannya selain inspiratif gaya retro ini mampu memberikan kenyamanan dan kehangatan. Tatanan interior apartemen menjadi lebih ceria penuh warna dan modern. Efek dekoratif yang dominan pada gaya retro memberikan nilai estetika dan keindahan tersendiri pada tampilan ruangan Anda.

Desain interior gaya retro merupakan gaya desain interior yang mengungkapkan dan mengkaitkan kembali dengan gaya masa lalu. Kata retro sendiri berasal dari kata dalam bahasa Inggris “retrograde” yang berarti makna mempunyai kaitan dengan style masa lalu.

Berawal di Perancis, pada awal tahun 1970-an, istilah retro mulai banyak dipakai untuk mengenang, menjual, menawarkan, dan membuat perhatian publik pada karya cipta yang mengingatkan kembali gaya masa lalu.

Ciri-Ciri Gaya Retro

  1. Perencanaan Terbuka

Perencanaan Terbuka

Sumber : Google Image

Tata ruang dalam desain interior bergaya retro masih menerapkan banyak bukaan, menggunakan konsep perencanaan terbuka (open plan), sehingga ruang akan terlihat luas karena ruangan tidak terbagi menjadi ruangan-ruangan dengan fungsi yang berbeda.

Penataan ruang seperti ini akan menjadikan ruang menjadi lebih fleksibel. Untuk membedakan aktivitas satu dengan yang lain, cukup diaplikasikan partisi portable, sehingga mudah dipindah-pindah disesuaikan dengan kebutuhannya.

  1. Warna Gaya Retro

Warna Gaya Retro

Sumber : Google Image

Aplikasi warna yang banyak digunakan dalam gaya retro adalah warna-warna yang cenderung cerah dan tajam, seperti warna hijau laut, pink, merah ceri, kuning mentega, coklat, orange dan lain-lain. Perpaduan warna cat yang terang dan mencolok juga menjadi ciri warna pada desain interior gaya retro. Selain warna polos penerapan motif juga menjadi ciri lain pada desain interior gaya retro. Tetapi motif yang digunakan sangat simple dan sederhana. Berkisar pada bentuk kotak dan geometris dengan pola yang monoton. Dominasi bentuk simetris diterapkan hingga terkadang menutup seluruh bagian secara teratur.

  1. Ciri-Ciri Furniture Pada Desain Interior Gaya Retro

Ciri-Ciri Furniture Pada Desain Interior Gaya Retro

Sumber : Google Image

Meski gaya retro identik dengan gaya masa lalu, namun dalam pemilihan furniturenya, tidak mesti harus mencari furniture yang antik dan sudah berumur puluhan tahun. Anda dapat menciptakan furniture bergaya retro dengan kreativitas Anda, misalnya mencari furniture yang ramping dan mempunyai wallpaper patern. Namun, jika Anda mempunyai koleksi furniture antik dari tahun 1950-1970-an tentu kesan masa lalunya akan lebih terasa.

  1. Penggunaan Material Pada Desain Interior Bergaya Retro

Penggunaan Material Pada Desain Interior Bergaya Retro

Sumber : Google Image

Kreativitas dan perkembangan teknologi sangat mempengaruhi penggunaan material desain interior bergaya retro. Bukan hanya kayu saja yang dapat digunakan sebagai bahan untuk membantu menciptkan kesan klasik pada desain interior bergaya retro. Kini ada banyak material yang dapat digunakan, antara lain plastik, akrilik, fiberglass, vinil.

Apakah Anda merasakan suasana retro dari desain di atas? Semua orang yang melihat desain-desain di atas pasti menyukainya. Kami harap Anda telah menemukan desain yang menarik dan sesuai dengan keinginan Anda. Tapi sebelumnya, tentukanlah warna dasar yang akan menjadi aksen di ruang tamu Anda nanti.