20
May

Fakta Dibalik Hari Kebangkitan Nasional yang Menarik untuk Disimak!

Indonesia tiap tahunnya pada tanggal 20 Mei 2019 memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Hari Kebangkitan Nasional merupakan momen untuk memperingati hari organisasi Budi Utomo yang bergerak dibidang ekonomi, sosial, pendidikan, dan kebudayaan. Organisasi Budi Utomo didirikan pada tahun 1908, dan dianggap sebagai organisasi yang merupakan cikal bakal gerakan yang memiliki tujuan untuk mewujudkan Indonesia yang merdeka. Lalu, adakah fakta dibalik Hari Kebangkitan Nasional tersebut?

  1. Ide Pelajar Stovia

Tahun 1908, sekumpulan anak muda dari School Tot Opleiding Van Inlands Atsen (STOVIA), memiliki kepedulian terhadap bangsanya dan mendirikan sebuah organisasi yang dinamai Budi Utomo. Beberapa nama pemuda yang ikut ambil peran antara lain Dr. Soetomo, Dr. Wahidin Soedirohoesodo, Dr. Goenawan, dan Suryadi Suryadiningrat atau yang lebih dikenal dengan nama Ki Hadjar Dewantara.

  1. Arti nama Budi Utomo

“Budi” memiliki arti perangai atau tabiat, sedangkan “Utomo” yang berarti baik atau luhur. Arti dari Budi Utomo yang dimaksud oleh pendirinya adalah sebagai doa dan harapan terhadap masa depan Budi Utomo dan orang-orang yang terlibat di dalamnya.

  1. 20 Mei jadi Hari Kebangkitan Nasional

20 Mei ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1948 oleh Bung Karno. Menurut Bung Karno, kelahiran Budi Utomo merupakan simbol yang tepat untuk menggambarkan bagaimana bangsa Indonesia mulai bangkit untuk melawan penjajahan dan merupakan organisasi pergerakan pertama di Indonesia.

  1. Pernah Dirayakan Secara Besar – Besaran pada Tahun 1958

Hari Kebangkitan Nasional diperingati secara besar-besaran dan bertepatan dengan ke-50 tahun alias setengah abad dari pertama kali organisasi Budi Utomo lahir. Perayaan besar pun diadakan dan dihadiri langsung oleh Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno.

Sebagai generasi muda Indonesia, kita perlu menghidupi semangat Kebangkitan Nasional dalam diri kita agar kesatuan dan persatuan rakyat Indonesia tetap terjaga. Mari milenial, bergotong royong menyuarakan semangat Kebangkitan Nasional sebagai api perjuangan dalam menjaga bangsa Indonesia!