24
Jan

Alasan Milenial Enggan Membeli Apartemen

Generasi milenial merupakan target terbesar dalam berbagai bidang, salah satunya adalah pengembang hunian atau apartemen. Generasi milenial dianggap memiliki energi dan semangat yang lebih besar dari generasi lainnya, oleh sebab itu generasi milenial dianggap mampu untuk membeli atau berinvestasi properti, termasuk apartemen yang dinilai cocok untuk milenial. Namun ternyata terdapat beberapa faktor yang membuat generasi milenial enggan membeli properti, khususnya apartemen. Apa saja faktor-faktor tersebut?

  1. Mengutamakan pengalaman masa muda

Masa muda adalah masa berapi-api, dimana saat itu generasi milenial memiliki ego untuk dapat melakukan apapun yang menjadi kesenangannya. Generasi milenial akan menganggap bahwa kesempatan saat umur muda harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, termasuk dalam hal gaya hidup. Generasi milenial cenderung menghabiskan uangnya untuk traveling, hobi, dan kegiatan lainnya daripada untuk investasi hunian atau apartemen untuk masa depan.

  1. Tidak mau terlibat hutang

Kebanyakan generasi milenial tidak ingin berada pada keadaan yang beresiko, salah satu contohnya adalah memiliki hutang. Milenial akan menjaga dirinya baik-baik agar tetap berada di zona nyaman. Oleh sebab itu, membeli properti atau apartemen adalah hal yang dihindari oleh sebagian milenial yang tidak ingin memiliki hutang atau cicilan setiap bulannya.

  1. Gaji yang tidak seimbang dengan harga hunian

Alasan yang paling kuat dimiliki oleh generasi milenial saat ingin membeli apartemen adalah ketidakmampuan finansial untuk membayar cicilan bulanan apartemen. Gaji yang jauh lebih rendah dari harga cicilan apartemen ternyata menjadi momok yang menakutkan bagi milenial. Untuk itu, cara menyiasatinya adalah menyesuaikan harga cicilan apartemen dengan pendapatan.

Nah, saat ini generasi milenial tidak usah ragu untuk membeli apartemen. Tamansari Prospero memiliki promo dengan cicilan mulai dari 1 juta rupiah per bulannya. Tunggu apa lagi? Segera cari infonya!