06
Feb

Alasan Generasi Milenial Sulit Menabung

Generasi milenial adalah generasi yang hidup pada jaman yang serba canggih. Dengan teknologi modern seperti internet, gadget, dan teknologi canggih lainnya membuat generasi milenial memiliki gaya hidup yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Hal itu kemudian membuat generasi milenial memiliki sifat konsumtif atau boros, sehingga kesulitan mengatur keuangan dan kesulitan untuk menabung. Berikut uraian mengapa generasi milenial sulit menabung atau hidup hemat.

  1. Sering makan makanan cepat saji/restoran

Generasi milenial pasti lebih memilih makanan yang praktis dan cepat saji daripada harus memasak makanan di rumah. Makan makanan cepat saji/restoran tentunya akan mengeluarkan biaya makan yang lebih mahal. Misalnya saja sekali makan di restoran uang yang harus dikeluarkan adalah Rp50.000,jika dalam seminggu pergi ke restoran selama 5 kali makan pengeluaran untuk makan di restoran perminggunya mencapai Rp250.000. Maka perbulannya menghabiskan uang Rp1.000.000 untuk makan di restoran.

  1. Nongkrong di Cafe kekinian

Milenial kerap menghabiskan waktunya untuk hangout bersama sahabat dan teman-temen mereka di cafe kekinian. Tidak jarang generasi milenial memilih cafe sabagai tempat untuk berkumpul atau nongkrong. Cafe dirasa dapat menaikkan gengsi serta mendukung aktivitas sosial media para generasi milenial, seperti berfoto untuk feed instagram ataupun sekedar memamerkan keberadaan mereka di tempat tersebut.

  1. Traveling atau jalan-jalan

Traveling juga merupaka salah satu alasan generasi milenial kesulitan untuk menabung. Milenial cenderung memiliki rasa penasaran tinggi sehingga ingin mengeksplore wisata atau tempat-tempat yang dianggap menarik, sehingga kesempatan untuk menabung teralihkan dengan kegiatan traveling tersebut.